Sejatinya untuk menjadi bahagia itu bukan berarti kita harus merasa senang dan tertawa terus menerus. Melainkan kita patut untuk merasakan sengsara maupun kesusahan.
***
Sebuah bentuk contoh kecil, dimana terdapat sepasang Suami dan Istri. Dimana sang Istri selalu setia menanti kepulangan sang Suami yang tidak dapat diprediksi waktu kepulangannya.
Dirumah, sang Istri selalu berdoa untuk keselamatan dan kesehatan Suaminya diluar sana, agar senantiasa di lindungi oleh Allah SWT. Sang Istri terus menanti kabar dari Sang Suami, bahkan Sang Istri rela selalu standby di gadget yang ia miliki demi menanti kabar dari Sang Suami.
Tidak hanya itu saja, Sang Istri rela tidak makan karena ia ingin makan bersama Sang Suami. Dia tidak ingin hanya diam dirumah lalu dengan santainya ia hanya makan dan istirahat saja. Ia selalu memikirkan, "Apakah Suamiku sudah makan?", "Apakah Suamiku sudah beristirahat?".
Dia selalu mengkhawatirkan Suaminya, karena betapa besar rasa cintanya kepada Suaminya.
Dia tidak berharap suaminya mengetahui pengorbanannya tersebut. Yang dia inginkan hanyal Suaminya dapat kembali pulang ke rumah dalam keadaan selamat dan sehat. Hanya itu saja.
***
Kebahagiaan itu sebetulnya mudah kita peroleh, jika kita mampu mengerti dan ikut merasakan apa yang dirasakan oleh pasangan kita :)
Insya Allah, keharmonisan itu akan kita raih.
Amiin..
Selamat datang di blog "Retno Diahputri Ekayanti". Sebuah blog yang berisi tentang berbagai macam artikel yang Insya Allah dapat memberikan anda pengetahuan. Semoga blog ini bermanfaat. dan Terima Kasih atas kunjungan anda ^^
Tampilkan postingan dengan label Yahoo Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Yahoo Indonesia. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 23 Agustus 2014
Senin, 18 Maret 2013
Makan Buah Salak = Otak Jadi Encer ???
Pasti anda semua bingung dengan judul yg mimin tulis diatas.
Yakk, supaya pada gak bingung langsung aja simak artikel pilihan mimin dibawah ini..
Yuk cuss, cekidott ! ^^
Yakk, supaya pada gak bingung langsung aja simak artikel pilihan mimin dibawah ini..
Yuk cuss, cekidott ! ^^
Ada
beragam varietas salak yang bisa kita jumpai di Indonesia, seperti
salak pondoh, bali, swaru, dan condet. Salak yang sudah matang biasanya
memiliki rasa yang manis, asam, dan beberapa ada yang sedikit sepat.
Meski tumbuh di daerah tropis, namun buah salak sangat diminati oleh
masyarakat Eropa dan Amerika. Masyarakat eropa dan Amerika menyebut
salak dengan sebutan snake fruit, karena kulitnya yang bersisik seperti
seekor ular.
Kandungan Gizi Buah Salak
Selain memiliki bentuk yang unik dengan rasa manis dan asam, ternyata
buah salak juga memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap. Setiap 100
gr buah salak mengandung energi sebesar 368 kilokalori, protein 0,8
gram, karbohidrat 90,3 gram, lemak 0,4 gram, kalsium 38 miligram, fosfor
31 miligram, dan zat besi 3,9 miligram. Selain itu di dalam buah salak
juga terkandung vitamin C sebesar 8,4 miligram.
Manfaat Kesehatan Buah Salak
Dengan kandungan gizi yang cukup lengkap, tidak mengherankan jika
buah salak memiliki berbagai manfaat kesehatan bagi siapa saja yang
mengonsumsinya. Manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dengan
mengonsumsi buah salak antara lain:
-
Meningkatkan Kinerja Otak
Penelitian juga mengungkap bahwa salak diklaim mampu meningkatkan kinerja otak karena kandungan potassium dan pektin. Potassium dimanfaatkan oleh sistem saraf otonom (SSO), yang merupakan pengendali detak jantung, meningkatkan fungsi otak (mengatur kecerdasan), dan proses fisiologi penting lainnya. Berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan pada jurnal “Integrative Cancer Therapies” diketahui bahwa pektin berpotensi mencegah dan mengobati kanker prostat. Pektin bekerja dengan cara menghambat reproduksi sel kanker serta menurunkan risiko terjadinya apoptosis, yaitu sel yang memprogram kematiannya sendiri.
-
Menjaga Kesehatan Mata
Buah salak mengandung betakaroten yang efektif untuk menjaga dan memelihara kesehatan mata. Penelitian menyebutkan bahwa kandungan betakaroten buah salak lebih besar 5,5 kali dari buah mangga, dan 5 kali lebih besar daripada semangka. Jika Anda bosan dengan jus wortel , membuat jus salak bisa menjadi alternatif yang tepat untuk menjaga kesehatan mata Anda.
-
Mencegah Sembelit
Ada mitos yang berkembang jika mengonsumsi buah salak dapat mengakibatkan susah BAB. Padahal mitos tersebut tidak sepenuhnya benar. Menurut F.X. Wahyurin Mitano, ahli gizi dari RSUD dr Soetomo, sebaiknya saat mengonsumsi buah salak jangan dibuang kulit arinya. Sebab dalam kulit ari itulah terdapat kandungan serat. Kandungan serat itulah yang dapat mengurangi kemungkinan mengalami sembelit setelah mengonsumsi buah salak. Salak juga diperkaya dengan tanin, zat yang dikenal sebagai anti diare. Hal yang sama juga berlaku saat Anda mengonsumsi buah jeruk.
Saat mengonsumsi jeruk sebaiknya jangan hanya dimakan bulirnya saja, tetapi makan juga pembungkus bulir jeruknya, karena pembungkus bulir tersebut mengandung serat tinggi untuk melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit.
-
Membantu Program Diet
Kandungan serat yang tinggi pada buah salak akan membantu Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga bisa menghindarkan Anda untuk makan dalam porsi besar. Baik dikonsumsi bagi Anda yang menjalankan program diet untuk menurunkan berat badan.
Nah loh, dapet ilmu baru lagi kan.. :)
semoga artikel yg mimin bagi ini bisa bermanfaat buat ente" semua ^^ hehe
Langganan:
Postingan (Atom)
